24 Januari 2020 - 17:20
Rakyat Irak Tuntut AS Keluar dari Irak, agar Tidak lagi Mendikte

Presiden Irak menyebut rakyat Iran menginginkan bangsa Irak memiliki kedaulatan sepenuhnya, dan tidak boleh ada satupun pihak asing yang mengusik kedaulatan tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Irak Barham Salih mencuit di akun Twitter terkait aksi demonstrasi yang terjadi meluas Jumat (24/1) di kota-kota besar Irak, terutama Baghdad ibukota Irak. Ia menyebut rakyat Iran menginginkan bangsa Irak memiliki kedaulatan sepenuhnya, dan tidak boleh ada satupun pihak asing yang mengusik kedaulatan tersebut. 

Barham Salih juga menyebut bahwa rakyat Iran menginginkan pemerintah yang benar-benar memberikan pengabdian sepenuhnya kepada rakyat Iran dan puncak cita-cita nasional adalah kemerdekaan dan kebebasan. Ia menuntut agar pihak asing tidak ikut campur dan mendikte keinginan rakyat Irak. Keinginan rakyat Irak menurutnya adalah hidup berdampingan dengan damai bersama negara-negara tetangga, dan senantiasa dalam keadaan keamanan yang terjamin.

Disebutkan jutaan rakyat Irak dari berbagai kota besar di Irak seusai salat Jumat, tumpah ruah di jalan-jalan utama meneriakkan tuntutan agar militer Amerika Serikat segera angkat kaki dari Irak.